Marhaban Ya Ramadan

Kamis, 20 Agustus 2009


Marhaban Ya Ramadan

Setiap bulan Sya'ban umat Islam di mana-mana bersiap menyambut bulan Ramadan. Bermacam-macam yang dilakukan, misalnya bersilaturrahim ke sanak kerabat dan teman sahabat, mengadakan selamatan, membeli perlengkapan ibadah puasa dan tarawih, sampai berpuasa sunnat. Pada intinya, mengungkapkan kegembiraan menyongsong datangnya bulan suci sebagai karunia yang besar nilainya dari Allah azza wa jalla.
Saat menyambut tamu atau orang datang ke tempatnya, orang Arab biasanya berkata, "Ahlan wa sahlan" atau "Marhaban". Dalam kenyataannya, orang-orang Mesir yang dikenal sangat piawai memodifikasi ungkapan, tak jarang mengatakan pada kita yang bertandan ke tempat mereka, "Ya ahlan wa sahlan, ya sittami'at marhaba…"
Ahlan wa sahlan secara harfiah berarti keluarga dan lembah yang landai. Maksudnya, kami menyambut kedatanganmu sebagai keluarga, dan engkau masuk atau turun ke tempat yang agak rendah semacam lembah. Sedang marhaban berarti perasaan lapang. Dengan kata lain, kami menyambut kedatangan Anda dengan perasan senang.
Dalam menyambut bulan Ramadan atau menyambut hal-hal selain manusia lazim digunakan ungkapan marhaban. Maka, sebagai ungkapan selamat datang kepada bulan Ramadan kita berkata, "Marhaban ya Ramadan." Ini dianggap lebih fasih dan tepat dibanding mengatakan "Ahlan wa sahlan ya Ramadan."
Ada orang Arab (Mesir) yang menggunakan "Ahlan [ya] Ramadan" tetapi dalam nyanyian-nyanyian memakai bahasa 'Ammiyah (bahasa pergaulan atau bahasa pasar). Orang Arab, terutama Mesir banyak menghasilkan karya-karya sastra menyambut Ramadan. Biasanya puisi-puisi mereka berisi keistimewaan dan sanjungan terhadap bulan suci ini.
Ketika memasuki bulan Ramadan, orang Mesir biasanya saling menyapa, "Ramadan karim" yang dijawab "Allahu Akram." Kurang lebih berarti "Selamat menjalani aktifitas di bulan yang mulia ini" dan "Kita bersyukur memuji Allah Yang Mahamulia."
Sepanjang bulan suci orang-orang kaya bisanya menggelar jamuan buka puasa yang dikenal dengan istilah Maidatu r-Rahman (Jamuan Allah Yang Mahapengasih). Umumnya berlangsung selama sebulan penuh dengan menu utama kurma, roti, dan lauk dari daging ayam atau daging sapi yang direbus dengan bumbu sederhana. Maidatu r-Rahman diadakan di mesjid-mesjid, di gang, atau di penggir jalan raya.
Ada juga kebiasaan mereka membagikan makanan bungkus untuk buka puasa di jalanan menjelang Magrib di halte, stasiun, atau di pertigaan dan perempatan jalan raya. Orang Mesir sangat terkenal sebagai bangsa yang ramah, pemurah dan dermawan.
Untuk membangunkan sahur dikenal orang-orang dengan profesi sebagai musahharati. Ada panggilan-panggilan khas yang dilagukan sambil membunyikan semacam kentongan setiap jam dua tengah malam. Dalam nyanyian-nyanyian itu juga sering disebut-sebutnya nama-nama warga yang dia lalui rumahnya.
Sebagai menu penutup hidangan sahur, orang Mesir menyajikan zabadi (yogurt). Yaitu, makanan paforit dari olahan susu. Orang Mesir sangat menyukai susu dengan segenap makanan olahan susu yang nama-namanya banyak sekali. Sebagaimana kita di Nusantara tercinta yang memiliki banyak makanan olahan beras, singkong, atau kedelai.
Selama Ramadan, kaum Muslimin Mesir sangat rajin membaca Alquran. Banyak sekali warga Mesir yang hafal Alquran. Seringkali kita bertemu supir taksi yang hafal Alquran. Dalam sejarah, orang Mesir memang dikenal sebagai pembaca dan penghafal Alquran yang baik. Ada juga sementara penguasa di Mesir yang membebaskan para penghafal dari wajib militer sebagai motivasi. Kita mengenal adagium "Alquran diturunkan di Arab Saudi, dibaca di Mesir dan ditulis di Turki." Setiap tahun pada saat peringatan Nuzulul Quran, Kementerian Urusan Wakaf dan presiden Republik Arab Mesir memberi penghargaan kepada para juara sayembara tahunan menghafal Alquran.
Semoga kita semua dapat menjalani puasa dan ibadah di bulan Ramadan dengan semangat iman dan takwa kepada-Nya. Semoga Tuhan menambah kebahagiaan kita dalam menyambut dan menjalani hari-hari berharga ini dengan membaca dan merenungkan makna kitab suci. Semoga Allah memberkahi kegiatan kita semua. Aamiin. Marhaban ya Ramadan... Ramadan kariim...